Home » , , » Dampak Stop Produksi Samsung Galaxy Note 7

Dampak Stop Produksi Samsung Galaxy Note 7

Keputusan Samsung yang akhirnya memutuskan untuk menghentikan produksi Galaxy Note 7 memberikan dampak bagi perusahaan asal Korea Selatan itu.

Sempat sebelumnya Samsung meluncurkan produk Galaxy Note 7 yang sudah mengalami perbaikan, namun produk tersebut dikabarkan juga masih bermasalah, hingga akhirnya pihak Samsung menyatakan untuk menghentikan Samsung Galaxy Note 7.


Dampak pertama yang dirasakan oleh perusahaan tersebut yaitu Samsung harus memotong perkiraan keuntungan untuk kuartal III 2016 sebesar 33 persen menjadi 4,7 miliar Dollar AS yang sebelumnya diperkirakan sebesar 7 miliar Dollar AS.

Selain memangkas perkiraan keuntungan perusahaan, dari pasar saham dilaporkan bahwa saham Samsung juga mengalami penurunan sebesar 10 persen untuk minggu ini.

Sebanyak 2,5 juta unit Samsung Galaxy Note 7 ditarik dari pasaran seluruh dunia pada September lalu, yang kemudian diganti dengan versi "perbaikan" dari Galaxy Note 7 yang seharusnya sudah aman digunakan, namun kenyataannya, versi terbaru Galaxy Note 7 itu juga masih dikatakan rawan, sehingga akhirnya dihentikan produksinya.

Bukan Pertama Bagi Samsung Menarik Produknya
Penarikan Samsung Galaxy Note 7 ini bukanlah produk pertama dari segala lini produk elektronik Samsung. Sebelumnya pada tahun 2003, Samsung pernah melakukan penarikan terbesar produk Microwave di Amerika Serikat sebanyak 184.000 unit. Sementara pada tahun 2009, di Korea Selatan Samsung menarik sekitar 210.000 unit produk kulkas mereka.

Selain produk-produk tersebut, Samsung juga pernah menarik produknya dalam jumlah yang lebih sedikit seperti 43.000 unit microwave di Amerika Serikat pada 2009 yang dapat menyetrum penggunanya dan pada tahun 2007 sebanyak 20.000 mesin cuci karena beresiko menimbulkan api.

Saat ini seperti dilansir oleh media NYTimes pada 13 Oktober 2016, Samsung sedang dalam proses untuk menarik 144.000 unit mesin cuci di Australia yang dikabarkan rawan terbakar. Selain itu juga produk mesin cuci jenis Top-Loading yang dipasarkan di Amerika Serikat juga berpotensi untuk ditarik dari peredaran karena dapat merusak properti disekitarnya atau melukai penggunanya saat mencuci pakaian yang bersifat anti-air atau yang berbahan tebal seperti seprai.

Penarikan produk-produk tersebut tentu saja bertujuan memberikan keamanan bagi konsumen serta menjaga brand atau merk agar tetap terjaga kualitas produk-produknya.

0 comments:

Post a Comment

Arsip Blog