Home » , » Animator Lokal Film Asing

Animator Lokal Film Asing

Halo blogger.. saat ini saya terpikir untuk menulis tentang para animator asal negara kita tercinta yang bekerja atau kita sebut saja yang menjalankan profesinya di luar negeri.

Mereka memilih untuk bekerja di luar negeri bukan karena mereka kalah bersaing dengan animator lokal lain yang sudah sukses bekerja di negeri kita sendiri…aneh ya, bahkan mungkin kita pun sebagai masyarakat umum kurang mengenal serial televisi animasi karya anak bangsa yang ditayangi oleh televisi lokal. Dimana sampai saat ini hanya sosok Unyil yang paling kita kenal untuk tayangan yang memiliki pesan baik bila ditonton anak-anak.

Mungkin kita lebih tahu lagi dengan adanya tayangan serial televisi animasi dari luar negeri, dan yang paling populer menurut saya beberapa tahun terakhir yaitu Upin Ipin yang berasal dari negara tetangga kita, yakni Malaysia.

Yang sangat disayangkan, ternyata tim untuk membuat animasi Upin dan Ipin terdapat animator asal Indonesia, yaitu Marsha Chikita Fawzi dan Aditya Prabaswara.

Gbr. Aditya Prabaswara dan Marsha Chikita Fawzi (sumber gbr. kompas.com)
Kenapa karya anak bangsa yang bekerja di luar negeri lebih bagus daripada hasil karya anak bangsa yang bekerja di dalam negeri ya?? Saya juga nggak tahu.

Tapi menurut Aditya, belum untuk berkarya atau bekerja di dalam negeri karena kurangnya dukungan dari pemerintah. “Di sini (Indonesia) kurang ada dukungan dari pemerintah. Kebanyakan animator bergerak sendiri," kata Aditya, seperti dikutip kompas.com.

Selain Marsha Chikita Fawzi dan Aditya Prabaswara juga ada animator Indonesia yang tergabung dalam tim yang membuat film Tintin, pasti udah pada tahu ya. Yup,dia adalah Rini Sugianto, pasti udah banyak yang tahu kan.

Gbr. Rini Sugianto (sumber gbr. google)
Semoga Indonesia bisa mempunyai studio yang bisa memproduksi film-film animasi yang berkualitas dan tentunya dikerjakan juga oleh animator-animator handal yang asli anak bangsa tanpa campur tangan negara lain.

7 comments:

  1. kunjungan siang sobat tak tungguh di onteknologi low

    ReplyDelete
  2. @kang anom: makasih kunjungannya ^_^

    ReplyDelete
  3. Semoga suatu saat nanti Indonesia bisa buat film animasi berkelas internasional ya...

    ReplyDelete

Arsip Blog