Home » , » Dunia yang Hilang Ditemukan

Dunia yang Hilang Ditemukan


Para peneliti berhasil menemukan daratan kuno berupa sungai dan pegunugan dari 56 juta tahun yang lalu di Samudra Atlantik Utara. Peneliti dari Universitas Cambridge, Inggris, meyakini penemuan itu hampir mirip dengan Atlantis, legenda kota yang hilang. Mereka menganalisis data yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik canggih berupa suara gema yang terdengar dari dasar laut.

Dataran yang berada 19 ribu meter di bawah permukaan laut, terletak di sekitar Samudra Atlantik Utara dan kepulauan Orkney-Shetland. Dataran kuno tersebut diyakini telah bergabung dengan Skotlandia saat ini yang telah terangkat sekitar 965 meter dari kedalaman laut. Bahkan pada masanya, dataran kuno itu disebut-sebut hingga mencapai wilayah Norwegia.

"Penemuan itu tampak seperti peta seluruh dataran di bumi dengan sedikit daratan. Hal ini juga seperti 1.931 pemetaan fosil kuno yang diawetkan di bawah dasar laut," ungkap Nicky White, salah seorang peneliti. Para ilmuwan kemudian mengambar pemetaan 3Dimensi (3D) dari dataran kuno tersebut, saat menyadari mereka memiliki cukup bukti dari lanskap terpendam.

Selain itu, bukti pernah adanya kehidupan di dataran kuno tersebut dikumpulkan berdasarkan sampel inti yang diambil dari batu di bawah laut. Hal tersebut mengungkapkan adanya serbuk sari dan batubara di wilayah itu. Di tempat lain, para ilmuwan juga menemukan fosil kecil, ternyata membuktikan bahwa dataran itu ternyata adalah ekosistem laut.

Penemuan dataran kuno itu terjadi karena adanya gesekan di Pulau Plume yang terjadi selama 25 tahun. Pergerakan melalui mantel bumi di bawah Samudera Atlantik Utara, berfungsi membawa magma panas dari dalam bumi hanya di bawah permukaan.Akibatnya, dataran kuno itu tersapu selama gelombang magma di Samudra Atlantik.

Sumber: Liputan6

0 comments:

Post a Comment

Arsip Blog